Oleh: Ust. Fauzil Adhim
(Pakar Parenting)
Tiga hal yang sedang berkembang dalam diri remaja. Pertama, pertanyaan mendasar mereka tentang agama, terutama bila dibesarkan dengan perintah tanpa membangun cara berpikirnya tentang Tuhan. Mereka hanya dikenalkan aturan tanpa memperoleh pendidikan akidah memadai. Kedua, mereka sedang ingin menunjukkan otoritas dan kemampuannya, bahwa mereka bertanggung jawab penuh atas dirinya sendiri. Ketiga, timbulnya ketertarikan terhadap lawan jenis dan ingin memiliki ikatan emosi yang bersifat khusus.
John W Santrock dalam Adolescence (2001) menyebutkan, ada banyak remaja mengalami krisis identitas sehingga tidak sedikit yang berperilaku aneh. Tapi ada pula yang tidak mengalami krisis identitas, mereka memasuki masa remaja dengan identitas sangat kokoh. Hal ini bukanlah kebetulan karena sebelum memasuki masa remaja, mereka telah memiliki orientasi hidup yang benar, tujuan hidup yang jelas dan nilai-nilai yang kuat.
Dari tiga diatas, mana yang paling berpengaruh terhadap kehidupan remaja, sangat tergantung kepada bagaimana mereka dibesarkan (baik oleh orang tua maupun guru), apa yang paling sering mereka perhatikan, terpaan media serta nilai-nilai utama yang paling sering mereka terima (dari buku, orang tua, guru dan lingkungan)
Jika sekolah secara terencana memiliki penghargaan yang tinggi terhadap usaha yang gigih, maka remaja akan cenderung lebih mengembangkan kompetensi, kreativitas dan kapasitasnya untuk mandiri. Namun jika sebaliknya, maka krisis identitas mudah terjadi, ketertarikan terhadap lawan jenis beserta turunannya berkembang lebih pesat daripada aspek lainnya.
Pada dasarnya tiga hal tersebut perlu mendapat perhatian dari para pendidik. Jika aspek pertama berkembang baik sehingga pertanyaan mendasar tentang agama mendapatkan jawaban memuaskan, mereka akan tumbuh menjadi manusia idealis. Jika sekolah mampu membangun budaya belajar yang kuat, mereka akan tumbuh sebagai manusia yang kaya gagasan, penuh inovasi dan memiliki keberanian tinggi untuk berusaha dan siap menghadapi kegagalan. Inilah bekal berharga menjadi manusia tangguh dan sukses. Adapun dorongan terhadap lawan jenis, dengan pembinaan yang tepat, akan timbul kesiapan berumah tangga, orientasi berkeluarga, penghormatan terhadap orang tua dan rasa tanggung jawab terhadap yang usianya lebih muda.
Sumber: Majalah Hadila Edisi 94, April 2015
Blog ini merupakan kumpulan berbagai macam ilmu. Namun blogger lebih menekankan pada ilmu yang berhubungan dengan dunia pariwisata, seni, pendidikan karakter dan budi pekerti. Diharapkan generasi muda penerus bangsa dapat menjadi insan cendekia yang berbudi pekerti luhur dan berkarakter kuat. Semoga bermanfaat.
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN KARAKTER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN KARAKTER. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 September 2015
Rabu, 10 Desember 2014
AGAR BERPENAMPILAN MENARIK
Wajah rupawan, biasa saja atau buruk adalah anugerah Alloh. Namun tak dapat diingkari, manusia menyukai dan menilai positif mereka yang berwajah rupawan atau berpenampilan menarik dibandingkan sebaliknya. Tak jarang tampilan luar ini menjadi ukuran seseorang dalam menentukan sesuatu.
Dr. Ni Made Juwita Rustiani, M.Psi, Psych, menegaskan bahwa penampilan menarik tak berkaitan dengan rupawan atau tidaknya seseorang. Orang yang menarik belum tentu berwajah tampan atau cantik, dan orang-orang yang tidak menarik belum tentu berwajah buruk.
Boleh jadi tampilan fisik seseorang kurang cantik atau kuang tampan, tapi dia bisa berbusana rapi dan serasi. Sikapnya ramah dan percaya diri hingga orang yang ada di sekelilingnya merasa nyaman dan senang berinteraksi dengannya. Maka orang tersebut bisa dikatakan berpenampilan menarik.
Bagaimana agar kita tampil menarik, berikut ini ada beberapa tips agar kita bisa tampil menarik.
Be Good Looking
Ini adalah langkah awal dan mudah untuk memperbaiki penampilan agar "enak" dilihat. Ketika kita terlihat baik, perasaan kitapun jadi lebih baik. Muncul rasa percaya diri saat berinteraksi dengan lingkungan.
Untuk tampil "good looking", yang perlu diperhatikan antara lain, pakaian, rias wajah, alas kaki, aksesoris. Semua harus disesuaikan dengan kepribadian dan keadaan. Tak mesti mahal atau berkelas, yang penting membuat nyaman, serasi dipandang, tidak berlebihan.
Know Who You Are
Kenali apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan diri. Minimalkan kelemahan, maksimalkan kelebihan. Kenali apa saja yang membuat kita nyaman karena hal itu akan membuat kita tampil lebih baik.
Be Your Best Self
Tampilkan apa yang terbaik yang bisa ditampilkan, sehingga kitapun akan menerima respon terbaik pula dari lingkungan.
Be Positive Thinking and Have Good Attitude
Berpikir positif akan membawa energi positif bagi diri. Sikap kitapun jadi positif. Ini berimbas pada perilaku dan ucapan yanga juga jadi positif.
Smile
Senyum yang tulus membuat wajah seseorang terlihat lebih menarik. Orang akan melihat kita ramah dan menyenagkan. Energi positifpun akan tersebar. Sesungguhnya, senyumlah yang membuat orang bahagia, bukan karena bahagia ia tersenyum.
Langkah-langkah ini bisa menjadi jalan keluar bagi mereka-mereka yang merasa minder/ rendah diri karena merasa dirinya tidak menarik. Alloh telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik bentuk dengan segala kelebihan dan kekurangan. Yang penting kita merasa syukur dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita.
Sumber: Asmawati (Majalah Ummi, Edisi Nopember 2014)
Minggu, 21 September 2014
PINTAR SAJA TIDAK CUKUP
Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya untuk selalu mendapatkan peringkat di sekolahnya. Mereka berharap anaknya masuk ke 10 besar, 5 besar atau bahkan 3 besar. Banyak orang tua yang lupa bahwa titipan Alloh SWT ini mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Setiap orang diciptakan dengan dibekali oleh kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Bisa kita bayangkan, alangkah lucunya dunia ini jika setiap manusia mempunyai sifat yang sama. Bisa dipastikan jika masing-masing tidak ada yang mau mengalah.
Disinilah, pembentukan karakter seseorang diperlukan. Karakter seseorang biasanya akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan dimana dia tinggal, dengan siapa dia bergaul dan bagaimana keluarga memperlakukannya.
Siswa yang pandai adalah harapan semua orang, namun siswa yang pandai dalam bidang akademik belum tentu dapat menjamin keberhasilan dalam hidupnya. Siswa pandai tanpa diimbangi dengan karakter yang baik, kepandaiannya akan sia-sia. Kepandaian yang dimiliki dalam bidang akademik tidak dapat menjamin seseorang berhasil dalam pekerjaannya, walau tidak sedikit orang yang pandai dalam akademik yang sekarang menjadi orang populer. Namun perlu diyakini bahwa keberhasilan yang dicapai tidak hanya bergantung pada nilai akademik saja.
Dalam kurikulum 2013 telah diterapkan konsep bahwa sikap lebih diutamakan daripada ketrampilan dan pengetahuan. Karena generasi muda yang sekarang ada telah banyak melupakan aspek moral. Dia lebih mengutamakan aspek materialnya. Untuk itu ke depan diharapkan generasi penerus bangsa lebih mengutamakan karakter yang positif agar negara ini tetap jaya dan makmur serta masyarakatnya mempunyai akhlak yang mulia.
Sabtu, 26 April 2014
DOA ORANG TUA UNTUK KITA
Orang tua yaitu ayah dan ibu adalah kunci sukses kehidupan
kita di dunia maupun akherat. Orang tua
mana yang mendoakan anaknya untuk menjadi orang jahat atau orang yang
gagal? Sejelek apapun orang tua kita,
mereka akan selalu melindungi dan mendoakan anak-anaknya. Ada pepatah
mengatakan “Sebuas-buasnya harimau, dia tidak akan makan anaknya sendiri.”
Seperti yang sering kita jumpai di beberapa media, tidak menutup kemungkinan ada orang tua yang berbuat jahat kepada anak
kandungnya sendiri, namun hal tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor
ekstrem, seperti misalnya kondisi ekonomi yang lemah, tingkat pendidikan yang rendah, pemahaman agama yang rendah atau adanya
gangguan kejiwaan pada orang tua.
Apa yang telah orang tua berikan kepada kita tak akan
ternilai harganya apabila kita rupiahkan.
Sejak kita berada dalam kandungan selama 9 bulan 10 hari, kemudian lahir
menjadi seorang bayi, anak-anak, remaja dan kemudia dewasa. Bahkan setelah kita menikah dan punya
keluarga sendiri mereka selalu mendoakan kita.
Kadang-kadang ada sebagian orang tua yang masih harus mengasuh
cucu-cucunya dikarenakan anaknya bekerja.
Kamis, 20 Februari 2014
PRIBADI YANG MENARIK DAN BERPENGARUH
Pribadi yang kuat dan berpengaruh adalah pribadi yang mempunyai ciri-ciri familiar, supel, ramah, tangkas, cekatan, tekun, gigih dan mampu me-manage kemampuan dan energi yang ia keluarkan dengan baik dan kontinyu. Ciri, sikap dan kemampuan-kemampuan yang dimiliki tersebut, ia manfaatkan sebaik mungkin guna merealisasikan sebuah target dan tujuan yang paling baik. Hal ini diikuti dengan menjauhi perilaku menghambur-hamburkan waktu luang, apalagi sampai menggunakan untuk hal-hal yang bisa merugikan orang lain.
Pribadi familiar dan menarik seperti ini akan selalu melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang lain serta selalu mendukung setiap aktivitas yang membawa kebaikan dan dampak positif bagi masyarakat umum. Tidak berlebihan kiranya jika kita menyebut orang yang mempunyai kepribadian seperti ini sebagai pembawa cahaya di atas cahaya. Ia adalah sosok yang mampu menyelesaikan berbagai problem yang sedang dihadapi masyarakat sekitarnya dengan baik dan benar. Ia akan selalu memberikan kontribusi positif bagi orang lain dan akan selalu menebarkan "udara optimistis" dan harapan-harapan bagi orang lain untuk menuju ke cakrawala yang lebih luas.
Pribadi familiar dan menarik seperti ini akan selalu melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat bagi orang lain serta selalu mendukung setiap aktivitas yang membawa kebaikan dan dampak positif bagi masyarakat umum. Tidak berlebihan kiranya jika kita menyebut orang yang mempunyai kepribadian seperti ini sebagai pembawa cahaya di atas cahaya. Ia adalah sosok yang mampu menyelesaikan berbagai problem yang sedang dihadapi masyarakat sekitarnya dengan baik dan benar. Ia akan selalu memberikan kontribusi positif bagi orang lain dan akan selalu menebarkan "udara optimistis" dan harapan-harapan bagi orang lain untuk menuju ke cakrawala yang lebih luas.
Minggu, 03 November 2013
PERKATAAN YANG BAIK ADALAH SEDEKAH
Perkataan yang baik adalah sedekah, merupakan sebuah ungkapan yang disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan ungkapan ini beliau ingin menegaskan kepada umatnya tentang urgensi sebuah perkataan atau ucapan. Beliau memerintahkan umatnya agar selalu mengucapkan kata-kata yang baik, karena perkataan dan ucapan mempunyai dampak yang sangat besar. Dengan kata-kata hati seseorang bisa terobati. Begitu juga sebaliknya, hanya gara-gara sebuah perkataan hati seseorang bisa terluka dan tersakiti. Dengan kata-kata, derajat dan kedudukan seseorang bisa terangkat. Begitu juga sebaliknya, hanya gara-gara sebuah perkataan derajat seseorang bisa seketika jatuh. Percayalah, bahwa perkataan dan ucapan yang baik dan benar merupakan sebuah kekuatan yang sangat efektif.
Jika kita mampu memilih kata-kata yang baik dan benar maka dengan sendirinya akan mampu menguatkan mental dan tekad di dalam diri kita, sehingga kita akan mampu menarik simpati dan mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi orang lain.
Perkayalah perbendaharaan kata yang positif pada diri Anda. Dengan perbendaharaan kata yang ada seolah kita mampu melukiskan pengalaman, pengetahuan dan pemikiran kita. Mulailah menggantikan kata-kata yang kaku dan kasar dengan kata-kata yang halus dan lembut. Ganti perbendaharaan kata yang jelek menjadi yang baik, karena ucapan dan perkataan yang baik adalah sedekah.
Sumber: Al-Uqshari. Menjadi Pribadi Yang Berpengaruh. 2005. Gema Insani. Jakarta
Langganan:
Postingan (Atom)



